Minggu, 25 Oktober 2015

Komunikasi

Komunikasi sangat dibutuhkan manusia untuk menjalani kehidupan sehari-harinya, seperti di perusahaan tanpa adanya komunikasi antara manajer dengan bawahan maka perusahaan tersebut mungkin tidak dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Dengan adanya komunikasi, maka kesalahpahaman antara pihak satu dengan pihak lain dapat diminimalisir bahkan tidak akan ada kesalahpahaman. Apa itu komunikasi?


Menurut Ruben dan Steward, Komunikasi merupakan suatu proses yang melibatkan individu-individu dalam suatu hubungan, kelompok, organisasi, dan masyarakat yang merespon dan menciptakan pesan untuk beradaptasi dengan lingkungan satu sama lain. Di dalam kehidupannya sehari-hari manusia berkomunikasi secara verbal dan non-verbal.
  • Komunikasi Verbal merupakan bentuk komunikasi yang disampaikan komunikator kepada komunikan dengan cara tertulis atau lisan. Ide-ide, pemikiran atau keputusan lebih mudah disampaikan secara verbal dibandingkan non-verbal. Dengan harapan pendengar dapat lebih mudah memahami pesan-pesan yang disampaikan. Contoh : Seorang dosen yang memberikan kuliah kepada mahasiswanya baik secara lisan maupun dengan media seperti proyektor atau gambar.
  • Komunikasi Non-verbal merupakan proses komunikasi dimana pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata. Contoh komunikasi non-verbal ialah :
    • Sentuhan dapat termasuk: bersalaman, menggenggam tangan, berciuman, sentuhan di punggung, mengelus-elus, pukulan, dan lain-lain.
    • Gerakan tubuh, dalam komunikasi nonverbal, kinesik atau gerakan tubuh meliputi kontak mata, ekspresi wajah, isyarat, dan sikap tubuh. Gerakan tubuh biasanya digunakan untuk menggantikan suatu kata atau frase, misalnya mengangguk untuk mengatakan ya; untuk mengilustrasikan atau menjelaskan sesuatu; menunjukkan perasaan,
    • Vokalik atau paralanguage adalah unsur nonverbal dalam suatu ucapan, yaitu cara berbicara. Contohnya adalah nada bicara, nada suara, keras atau lemahnya suara, kecepatan berbicara, kualitas suara, intonasi, dan lain-lain.
    •  Kronemik adalah bidang yang mempelajari penggunaan waktu dalam komunikasi nonverbal. Penggunaan waktu dalam komunikasi nonverbal meliputi durasi yang dianggap cocok bagi suatu aktivitas, banyaknya aktivitas yang dianggap patut dilakukan dalam jangka waktu tertentu, serta ketepatan waktu (punctuality).

Fungsi komunikasi secara umum, yaitu :
  1.  Menyampaikan pikiran atau perasaan
  2. Mengajarkan atau memberitahukan sesuatu
  3. Mengetahui atau mempelajari dari peristiwa di lingkungan
  4. mengenal diri sendiri
  5. Menambah pengetahuan dan merubah sikap serta perilaku kebiasaan 
Kesimpulan dan saran :
Komunikasi merupakan suatu proses yang melibatkan individu-individu dalam suatu hubungan, kelompok, organisasi, dan masyarakat yang merespon dan menciptakan pesan untuk beradaptasi dengan lingkungan satu sama lain. Di dalam kehidupannya sehari-hari manusia berkomunikasi secara verbal yaitu komunikasi yang disampaikan secara tertulis atau lisan dan non-verbal yaitu komunikasi yang disampaikan tanpa menggunakan kata-kata, seperti sentuhan, gerakan tubuh, vokalik, dan kronemik.

Selasa, 13 Oktober 2015

Kelompok

Dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam suatu organisasi akan lebih mudah menyelesaikan suatu hal dengan berkelompok. Grup atau Kelompok merupakan dua orang atau lebih yang saling berinteraksi dan saling bergantung satu sama lain untuk memenuhi kebutuhan dan tujuan bersama.


Berikut klasifikasi Grup/Kelompok :
  1. Formal Group atau Kelompok Formal, yaitu dimana organisasi menetapkan kelompok berdasarkan pengerjaan tugas-tugas dan hasilnya. Kelompok Formal merupakan suatu organisasi resmi. Contoh kelompok formal adalah kelompok kerja, departemen kecil, dan tim proyek. Kelompok formal dibagi menjadi 2, yaitu Command Group dan Task Group. 
    1. Command Group (Kelompok Komando) merupakan kelompok yang terbentuk untuk mempertanggung jawabkan pekerjaannya kepada manajer. 
    2. Task Group (Kelompok Tugas) merupakan individu-individu yang bekerja sama untuk menyelesaikan suatu pekerjaan atau tugas tertentu, contoh : panitia lomba.
  2. Informal Group atau Kelompok Informal, yaitu suatu organisasi yang tidak resmi, kelompok ini terbentuk karena adanya pertemuan yang berulang kali, dimana anggotanya terdiri atas orang-orang yang memiliki kepentingan dan pengalaman yang sama. Kelompok Informal dibagi menjadi 2, yaitu Interest Group dan Friendship Group. 
    1. Interest Group atau Kelompok Kepentingan merupakan kelompok yang terbentuk karena adanya kesamaan minat, contoh : para pecinta alam membentuk suatu komunitas untuk melakukan ekspedisi bersama dengan sesama pecinta alam. 
    2. Friendship Group atau Kelompok Persahabatan merupakan kelompok yang terbentuk karena adanya karakteristik yang sama, contoh : perkumpulan mahasiswa dari jawa tengah. 
Informal Group bisa saja suatu saat berubah menjadi formal group. Hal ini dapat dilakukan ketika informal group membentuk struktur yang jelas dan membuat aturan yang mengikat.

Kenapa orang bergabung dengan suatu kelompok?

  • Similarity, adanya kesamaan
  • Distinctiveness
  • Status
  • Uncertainty Reduction 

The Five Stages of Group Development



  1. Forming, pada tahap ini individu mulai menyadari adanya batasan dari tujuannya.
  2. Storming, mulai adanya konflik antara anggota kelompok.
  3. Norming, anggota kelompok telah membentuk hubungan yang dekat dan kekompakkan dengan anggota lain.
  4. Performing, kelompok sudah mulai berfungsi secara keseluruhan, sudah terdapat struktur dan pembagian kerja yang jelas.
  5. Adjourning, adanya adaptasi terhadap lingkungan yang berubah.

Senin, 05 Oktober 2015

Motivasi

Motivasi adalah suatu dorongan yang timbul dalam diri seseorang untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu. Motivasi sangat dibutuhkan seseorang dalam melakukan aktivitasnya. Misal, dalam dunia kerja seseorang dapat bekerja dengan baik apabila ia mendapatkan motivasi kerja yang baik pula. Sehubungan dengan dunia kerja, terdapat 2 jenis motivasi, yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik.Motivasi ekstrinsik berhubungan dengan reward nyata seperti gaji, promosi, keamanan posisi, lingkungan kerja, dan kondisi kerja. Sedangkan motivasi intrinsik berhubungan dengan reward yang bersifat psikologis seperti kesempatan menggunakan kemampuan, rasa tertantang untuk berprestasi, menerima pujian, dan diperlakukan secara baik.
Business Excellence adalah mencapai keunggulan melalui keberhasilan integrasi dan penerapan berbagai inisiatif perbaikan yang berhubungan dengan organisasi perusahaan dan operasional organisasi yang unggul.
Berikut hal-hal yang berkontribusi dalam business excellence :
  • Social, berupa manfaat apa yang diberikan oleh perusahaan dalam lingkungannya.
  • Organization, perusahaan mampu membentuk organisasi yang efektif dan efisien dengan melihat keuntungan yang diperoleh, kepuasan pelanggan, sumber daya manusia, dan sistem yang dijalankan.
  • Team, bagaimana perusahaan mendorong timnya untuk bekerja secara kreatif dengan menciptakan lingkungan yang baik
  • Individual, setiap orang harus mampu berkomunikasi, bekerja sama, berprestasi, bertanggung jawab, dan mampu berkompetitif. Untuk memiliki sikap yang kompeten maka seorang individu harus memiliki attitude, skill, knowledge, dan talent
Kesimpulan dan Saran :
Motivasi adalah sebuah dorongan yang timbul dalam diri seseorang untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu. Seseorang yang termotivasi untuk bekerja dapat mencapai keunggulan melalui keberhasilan integrasi dan penerapan berbagai inisiatif perbaikan yang berhubungan dengan organisasi perusahaan dan operasional organisasi yang unggul yang disebut dengan business excellence.Untuk mencapai business excellence dibutuhkan peran social, organization, team dan individual. Oleh karena itu, seseorang harus memiliki motivasi yang tinggi agar tujuan yang diinginkannya dapat tercapai dan juga seseorang harus memperhatikan hal-hal apa saja yang berkontribusi dalam business excellence.