Budaya Organisasi merupakan suatu sistem makna bersama yang dianut oleh anggota-anggota yang membedakan organisasi tersebut dengan yang lain. Sistem makna ini adalah sekumpulan karakteristik kunci yang dijunjung tinggi oleh organisasi.
Apakah Organisasi Mempunyai Budaya yang Seragam ?
Budaya adalah sebuah sistem makna bersama. Karena itu, harapan yang dibangun disini adalah bahwa individu-individu yang memiliki latar belakang yang berbeda atau berada di tingkatanyang tidak sama dalam organisasi akan memahami budaya organisasi dengan pengertian yang serupa.
- Budaya Dominan : mengungkapkan nilai-nilai inti yang dimiliki bersama oleh mayoritas anggota organisasi.
- Subbudaya : Cenderung berkembang dalam organisasi besar untuk merefleksikan masalah, situasi, atau pengalaman yang sama yang dihadapi para anggota.
- Nilai Inti : Nilai pokok yang diterima oleh semua orang yang berada di dalam organisasi.
Karakteristik Budaya Organisasi
- Inovasi dan Pengambilan Resiko : Seberapa jauh karyawan didorong agar menjadi inovatif dan mampu mengambil resiko.
- Perhatian Terhadap Detail : Sejauh mana karyawan diharapkan dapat memperlihatkan kecermatan, analisis, dan perhatian terhadap detail.
- Orientasi Hasil : Sejauh mana manajemen memusatkan perhatian pada hasil bukannya pada teknik dan proses yang digunakan untuk mencapai hasil tersebut.
- Orientasi Orang : Sejauh mana keputusan manajemen memperhitungkan dampak hasil-hasil terhadap orang-orang di dalam organisasi tersebut.
- Orientasi Tim : Sejauh mana kegiatan kerja diorganisasikan berdasarkan tim, bukannya berdasarkan individu
- Keagresifan : Sejauh mana orang-orang di dalam organisasi tersebut agresif dan kompetitif bukannya bersantai-santai.
- Stabilitas : Sejauh mana kegiatan organisasi menekankan dipertahankannya status quo bukannya pertumbuhan
Fungsi Organisasi
- Batas : Budaya menciptakan perbedaan atau yang membuat unik suatu organisasi dan membedakannya dengan organisasi lainnya.
- Identitas : Budaya memuat rasa identitas suatu organisasi
- Komitmen : Budaya memfasilitasi lahirnya komitmen terhadap sesuatu yang lebih besar daripada kepentingan individu
- Stabilitas : Budaya meningkatkan stabilitas sistem sosial karena budaya merupakan perekat sosial yang membantu menyatukan organisasi dengan menyediakan standar mengenai apa yang sebaiknya dilakukan karyawan.
Budaya Sebagai Suatu Beban
- Hambatan terhadap perubahan : Budaya menjadi beban jika nilai-nilai yang dimiliki bersama tidak sejalan dengan nilai-nilai yang dapat meningkatkan efektivitas organisasi. Konsistensi perilaku merupakan aset bagi organisasi bila organisasi tersebut menghadapi lingkungan yang stabil tetapi konsistensi dapat membebani organisasi itu dan membuatnya kesulitan dalam menanggapi perubahan-perubahan di lingkungannya.
- Hambatan terhadap keanekaragaman : Perusahaan merekrut karyawan baru dengan ras, usia, dan jenis kelamin yang berbeda-beda dan perbedaan lainnya yang tidak sama dengan mayoritas anggota organisasi lain. Manajemen menginginkan karyawan baru menerima nilai budaya inti organisasi. Budaya yang kuat sangat menekankan para karyawan untuk menyesuaikan diri.
- Hambatan terhadap merger dan akuisisi : Faktor utama yang diperhatikan manajemen ketika membuat keputusan merger atau akuisisi terkait dengan isu keuntungan finansial atau sinergi produk dan juga kesesuaian budaya.
Bagaimana Karyawan Mempelajari Budaya
- Ritual : Deretan kegiatan berulang yang mengungkapkan dan memperkuat nilai-nilai utama organisasi.
- Simbol Material : Simbol- simbol material seperti seragam, ruang kantor, dan atributr fisik yang harus diperhatikan sebab dengan simbol itulah dapat dengan mudah diidentifikasi bagaimana nilai, keyakinan, norma dan berbagai hal lain itu menjadi milik bersama dan dipatuhi anggota organisasi.
- Bahas : Salah satu media terpenting untuk mentransformasikan nilai. Dalam suatui organisasi atau perusahaan memiliki bahasa yang khas, yang terkadang hanya dipahami oleh kalangan itu sendiri
- Cerita : Cerita mengenai bagaimana kerasnya perjuangan pendiri organisasi untuk memulai usahanya sehingga kemudian menjadi maju seperti sekarang merupakan hal yang baik untuk disebarluaskan. Bagaimana sejarah pasang-surut organisasi dan bagaimana perusahaan mengatasi kemelut dalam situasi tak menentu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar